Trust and Happiness

Smart Happiness @Radio Smart FM Jakarta
by Arvan Pradiansyah
11 Desember 2015
Ditulis oleh Nasrul Chair

Trust and Happiness

Apabila kita kehilangan uang atau harta, maka itu seharusnya masih hal yang kecil
Apabila kita kehilangan kesehatan, maka hal tsb akan menjadi kehilangan yang besar
Namun bila kita kehilangan kepercayaan, maka hal tsb merupakan kehilangan segala-galanya.

Pada dasarnya hukum itu ada dua yaitu hukum alam atau disebut sunatullah dan hukum formal. Hukum alam dibuat oleh Allah SWT sedangkan hukum formal dibuat oleh manusia. Orang bisa saja lolos dari hukuman formal namun ia tidak akan pernah lolos dari hukuman Allah SWT.

Contoh bila seorang suami selingkuh dan istri,anak dan semua keluarganya mengetahui perselingkuhan tersebut, maka walaupun dia tidak dijerat secara hukum formal, namun hidup pasti merasa tidak akan ada artinya dan tidak akan bisa merasa bahagia.

TRUST IS TO EARN NOT GIVEN
Kepercayaan itu hadir dari sebuah proses dan harus diupayakan terus secara konsisten karena kepercayaan bukanlah kondisi yang hadir dengan sendirinya. Trust pasti butuh conditional/syarat-syarat. Sedangkan cinta/love tidak membutuhkan syarat (unconditional love) Baca lebih lanjut

Harga Diri (Self Esteem)

Radio Talk Show Smart FM Jakarta
Smart Happiness by Arvan Pradiansyah
4 Desember 2015
Ditulis oleh Nasrul Chair

Pada hakekatnya harga diri terdiri dari dua komponen, dan dua duanya harus dimiliki oleh setiap orang yang ingin punya harga diri yaitu:

1. Pride artinya kebanggaan.

Pada dasarnya manusia harus merasa bahwa dirinya adalah the one and only artinya memiliki keunikan yang tidak akan sama persis dengan orang lain. Setiap orang punya kelebihan dan kelemahan masing-masing. Setiap orang harus memiliki rasa kebanggaan terhadap dirinya sendiri sehingga dia bisa menjalani kehidupan ini dengan penuh makna.

2. Shame, artinya rasa malu

Orang yang memiliki harga diri juga harus memiliki rasa malu. Malu bila melakukan kesalahan, malu bila merugikan atau mendzolimi pihak lain, malu bila tidak memiliki kontribusi dsb. Baca lebih lanjut

Saudara dan Kebahagiaan

By Arvan Pradiansyah @Radio Smart FM Jakarta
20 nopember 2015
Ditulis oleh Nasrul Chair

Pada dasarnya memiliki saudara sebenarnya tidak berpengaruh apa apa terhadap kebahagiaan seseorang
Namun kebahagiaan pasti akan hadir bila ada rasa persaudaraan.

Pembunuhan pertama kali yang terjadi di dunia ini adalah zaman Nabi Adam dimana Qobil membunuh saudaranya sendiri Habil karena masalah wanita. Ini adalah contoh perseteruan antara saudara yang sifatnya one on one.
Dilain pihak, Nabi Yusuf juga pernah mengalami tindakan konspiratif dari kakak-kakak saudaranya yang ingin membunuhnya karena rasa iri dari saudara-saudaranya terhadap Nabi Yusuf.

Saudara itu pada hakekatnya adalah adanya pertalian darah, olehkarenanya dimensinya adalah fisik
Sedangkan persaudaraan adalah pertalian hati dan dimensinya adalah spiritual. Baca lebih lanjut

Kita adalah pahlawan

Ketika saya tap kartu e-money, gerbang tol tak kunjung terbuka. Saya coba berkali kali tapi tapi tetap saja gagal. Bahkan saya ganti dg kartu e-tol lain namun tetap tak terbuka juga palang pintul tolnya. Oh rupanya saldo dana ternyata tidak cukup. Maklum saya hampir jarang sekali menggunakan kartu tsb karena biasanya selalu menggunakan gardu manual dengan uang tunai.

Saya berusaha untuk tidak panik namun perasaan bingung tidak bisa dihindari. Saya tekan klakson mobil beberapa kali namun petugas tol tak kunjung datang. Padahal antrian mobil dibelakang sudah mulai mengular dan mereka juga rasanya mulai tidak sabar. Beberapa kali terdengar suara klakson dari mobil belakang. Baca lebih lanjut

Kebahagiaan, Tren Terkini Dalam HR

Tag

, , ,

“Keyakinan bahwa sukses menjadi penyebab kebahagiaan (happiness) salah. Penelitian terkini dalam Psikologi Positif membuktikan yang benar adalah sebaliknya: kebahagiaanlah yang menyebabkan kesuksesan.” Demikian ditandaskan oleh Shawn Achor dalam bukunya, The Happiness Advantage (2010). Achor adalah konsultan bisnis dan dosen mata kuliah Happiness di Harvard University, Amerika Serikat. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah terfavorit di Harvard saat ini, mengalahkan mata kuliah Bisnis Internasional yang selama ini selalu menjadi primadona.

Kajian mengenai kebahagiaan ini sesungguhnya bukan hanya diminati mahasiswa Harvard, tetapi juga banyak pelaku bisnis di AS. Penelitian terbaru membuktikan, mereka yang datang ke kantor dengan bahagia akan mengerahkan energi mereka semaksimal mungkin untuk mencapai kesuksesan. Tenaga penjual yang bahagia, sebagai contoh, mampu menjual 56% lebih banyak daripada yang tidak bahagia. Baca lebih lanjut