MEKAH, KAMIS 17-12-09

Mabit di Masjidil Haram. Berangkat dari pondokan jam 10.15 pagi untuk mengejar shalat dzuhur di Masjidil Haram. Direncanakan sampai shalat jumat disana.

Agenda Bada isya adalah istirahat tidur karena direncanakan bangun jam 12 malam untuk melakukan thawaf dan shalat tahajud di depan kAbah. Isteriku masih berkeinginan kuat untuk dapat mencium hajar aswad. Dan mudah2an lautan manusia tidak sepadat siang hari.

Batuk masih tersisa walaupun sudah lama mampir di badan ini. Maklumlah namanya juga di Arab, ada perbedaan kondisi udara sehingga hampir semua jamaah haji merasakan penyakit batuk batuk disini. Kata Ustad, disini hanya unta yang tidak terkena batuk. Walaupun terkesan kelakar namun esensinya memang benar demikian.

Alhasil, badan sulit diistirahatkan. Lalat lalat juga sangat aktif menghampiri jamaah yg tidur di basement. Tempat ini memang nampaknya pavorit untuk istirahat karena udaranya tidak terlalu dingin.

Tapi Alhamdulillah isteriku nampaknya bisa tertidur. Saya hanya berusaha menjaganya agar tidurnya tidak terganggu oleh lalat lalat tsb. Mudah2an ini adalah ladang amal buat saya yg tdk bisa tidur.

Saya tatap isteriku sewaktu beliau tidur dengan penuh kasih sayang sambil hati terus berdoa. Ya Allah, jadikan ia hambamu yg sholehah. Berkahilah dan rahmatilah ia. Tambahkanlah keikhlasan dan kesabaran dalam hatinya. Berikanlah hamba kekuatan dan kesabaran dalam mendidiknya ke jalanMu yg lurus. Jadikanlah ia seperti Khadijah binti Khuwailid, istri Rasulullah SAW, makhluk terbaik di jagad dunia ini.