MEKAH & MADINAH, SENIN 21-12-09

Setelah sibuk2 packing kemarin, kami berangkat secara rombongan ke Masjidil Haram sekitar jam 4 pagi. Rencana hari ini adalah melakukan shalat subuh di masjid dan dilanjutkan dg thawaf wada atau thawaf perpisahan sebelum nanti siang berangkat ke Madinah

 

Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat dan kami sudah 30 hari di Mekah. Saatnya utk berpisah dg Kabah, saatnya berpisah dg Mekah. Sedih memang mengingat ibadah disini sungguh menggairahkan. Tapi waktu tidak bisa ditawar, ia berlalu tanpa ada yg bisa menghentikannya.

Ya Allah anugerahkanlah kami kemampuan dan kesehatan utk kembali ke tempat ini (setiap tahun) utk umroh bersama keluarga dan orang orang yg kami cintai.

Ibadah memang harus dilakukan secara tawazun atau seimbang antara ibadah pribadi dan sosial, fisik dan ruhiyah, maghdhoh dan ghoiro maghdhoh, dsb. Ibadah tidak harus selalu ditujukan utk mengumpulkan pundi2 pahala tapi esensi dari setiap ibadah adalah ketakwaan dan mengharap ridho Allah SWT. Keutamaan suatu ibadah tergantung situasi dan kondisinya.

Rasulullah pada suatu kesempatan ditanya ttg amal ibadah apa yg utama. Dalam satu kesempatan beliau menjawab jihad fisabilillah. Namun pada kesempatan lain beliau menjawab bahwa amal ibadah yg utama adalah berbakti kepada orang tua. Hal tsb dikarenakan Nabi menyesuaikan dg kondisi si penanya.

Karena isteriku sedang datang hari H, maka saya memutuskan utk shalat shubuh di luar sambil menemani dan menjaganya. Walaupun hati sangat ingin shalat didepan Kabah  tapi saya yakin fikih awlawiyat (prioritas) lebih mengutamakan menjaga istri di luar karena tdk ada yg menemaninya. Maklum, ini negeri orang. Kita harus berikhtiar utk menjaga keamanan masing2 disini. Sudah banyak kasus yg terdengar telinga mengenai wanita yg dibawa kabur oleh supir taksi, ada yg disekap dan bahkan ada yg sampai diperkosa dan dibunuh. Nauzubillahmin zaalik. Mudah2an kejadian tsb tidak menimpa anggota keluarga kami dan jamaah lain pada umumnya.

Setelah thawaf wada, kami semua berdoa bersama sama dipimpin oleh pembimbing. Hampir semua jamaah larut dalam tangisan haru dan sedih ketika berdoa di depan Kabah  karena ini adalah hari terakhir, hari perpisahan dg Kabah  dan tanah suci Mekah pada kesempatan kali ini. Mudah2an kami bisa kembali lagi tahun2 depan.

Kira2 jam 13.30 bis yg kami tumpangi berangkat menuju Madinah, tempat dimana terdapat Makam Rasulullah SAW dan disunnahkan berziarah ke sana.

Tiba di Madinah 19.30 dan langsung menuju Mubarak Golden Hotel. Letaknya dekat dg Masjid Nabawi dan dapat dijangkau dg berjalan kaki sekitar 5-10 menit. Kondisi kamar juga cukup baik, satu kamar rata rata diisi sebanyak 4-5 orang.