Tag

, , ,

Sudah lebih dari satu minggu ini, salah satu negara Timur Tengah, Mesir, dilanda gejolak yang sangat dahsyat. Parade demonstrasi yang dilakukan oleh rakyat Mesir terlihat dijalan-jalan selama berhari hari menuntut lengsernya Husni Mubarak, sang Presiden yg sudah hampir 30 tahun memerintah negeri itu. Situasi kemiskinan, pengangguran, tuntutan demokratisasi, kebebasan pers serta sikap otoriter sang pemimpin adalah menjadi isu-isu yang mencuat dibalik tuntutan mundurnya Husni Mubarak dari kursi kepresidenan. Bahkan yang lebih menjengkelkan lagi, konon Husni Mubarak dan keluarga memiliki harta senilai setara lebih dari 300 triliun rupiah selama memerintah baik yang berbentuk simpanan dana di bank, logam mulia, aset perusahaan atau property seperti rumah mewah dan apartemen di beberapa negara. Barangkali rakyat sudah cukup muak dengan perilaku pemimpinnya yang cenderung korup dan memikirkan kepentingannya sendiri saja, sementara rakyat cenderung terabaikan.

Kekuasaan dan jabatan memanglah selalu dipandang indah oleh manusia. Namun kekuasaan dan jabatan yang dilandasi oleh ketamakan dan kerakusan seringkali cenderung kepada penumpukan kekayaan serta atribut-atribut kepentingan dunia lainnya. Orang seringkali lupa bahwa segala sesuatu itu ada masa yang selalu dipergilirkan. Ada masanya naik, ada masanya kita turun. Ada masanya susah, ada masanya kita bahagia. Ada masanya kita memiliki jabatan tinggi, tapi ada gilirannya juga kita pensiun, dsb dsb. Pada saat jalan sedang menanjak, janganlah berputus asa dan mengeluh karena sebenarnya di depan kita, terbentang  jalan berikutnya yang menurun. Begitupula sebaliknya, pada saat jalan menurun, janganlah kita terlena, karena sebentar lagi energi harus disiapkan menghadapi jalan berikutnya yang menanjak.

Memanfaatkan apapun posisi dan keadaan kita saat ini untuk berkontribusi terhadap kebaikan-kebaikan adalah langkah bijak yang harus kita ambil. Prinsip aji mumpung, dalam pengertian yang positif, bisa kita pertimbangkan. Misalnya, mumpung lagi muda, kita sumbangkan tenaga, pikiran dan kreatifitas untuk kegitatan-kegiatan yang positif. Mumpung kita lagi diberi kemampuan ekonomi yang cukup, kita tunjukan kepedulian kepada orang-orang miskin dan kaum dhuafa. Mumpung masih punya jabatan sebagai eksekutif atau Direktur yang memiliki pengaruh di suatu organisasi atau perusahaan, kita sebaiknya menginisiasi dan mensponsori lahirnya kebijakan-kebijakan yang dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan atau membantu masyarakat sekitar. Mumpung kita sedang ngetop dan dikenal sebagai public figure, kita mencontohkan perilaku/akhlak yang terpuji dihadapan penggemar-penggemar kita. Dan masih banyak contoh contoh lain yang sejenis yang dapat kita lakukan dengan prinsip aji mumpung tersebut.

Prinsip tersebut selaras dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Nabi mengatakan jagalah lima perkara sebelum datangnya lima perkara. Lima perkara tersebut adalah sbb:

  1. Pergunakan masa mudamu sebelum datang masa tuamu
  2. Pergunakan masa luangmu sebelum datang masa sibukmu
  3. Pergunakan masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu
  4. Pergunakan masa kayamu sebelum datang masa miskinmu
  5. Pergunakan masa hidupmu sebelum datang masa matimu

Salam bijak

Nasrul Chair