Tag

,

Konser fenomenal sang remaja berusia 17 tahun asal Kanada akhirnya sukses digelar di Indonesia hari sabtu malam minggu lalu. Seperti diprediksi sebelumnya, sekitar sepuluh ribu penggemarnya memadati Sentul International Convention Center (SICC) Bogor. Sebagian besar dari mereka adalah para ABG (anak baru gede) dan juga para orang tua khususnya ibu ibu yang ikut menemani anaknya menonton konser tersebut. Para artis ibukotapun tidak mau ketinggalan untuk menyaksikan sang idola anak anak remaja yang populer berkat penampilannya yang ditayangkan di situs youtube.

Ya…Justin Bieber memang fenomenal sejak akhir tahun lalu. Dalam konser kali ini, para penggemarnya rela merogoh kocek dari tiket termurah Rp 500 ribu sampai termahal Rp. 1,65 juta rupiah. Suatu harga yang relatif memang. Bagi sebagian orang yang kurang beruntung, nilai tersebut cukup besar apalagi dalam situasi ekonomi sulit yang umumnya mereka hadapi setiap hari. Jangankan untuk nonton konser, untuk menutupi kehidupan hari haripun dan biaya sekolah saja umumnya sudah merupakan beban yang berat buat mereka.

Namun, bagi para penggemarnya yang rata rata dari golongan kelas menengah keatas, nilai tiket tersebut tidaklah seberapa dibanding kepuasan dan kebanggaan yang dirasakan karena menyaksikan langsung sang idola hadir di panggung. Jingkrakan jingkrakan dan teriakan teriakan histeria mereka seakan menjadi penawar atas kerinduan atas sang idola dan juga pelepas atas segala kepenatan dan masalah yang mungkin sedang mereka hadapi. Dunia seakan menjadi milik mereka pada saat itu…

Dunia ini memang panggungnya dimana orang2 rela mengorbankan apa saja yang dimiliki untuk sang tokoh idola. Bukan hanya uang atau harta, bahkan risiko nyawapun terkadang mereka korbankan demi tokoh yang diidolakannya tersebut. Tidak sedikit konser2 sejenis yang akhirnya meminta korban jiwa terlepas apapun penyebabnya. Sebut saja konser sheila on 7 yang berlangsung di lampung beberapa tahun lalu. Menurut berita yang direlease situs berita liputan 6 sctv, jumlah korban meninggal mencapai empat orang. Konser ungu band di Pekalongan juga pernah menimbulkan 10 korban jiwa. Begitu juga konser2 dari band band internasional seperti Metallica yang pernah tampil di stadion lebak bulus beberapa tahun lalu yang juga pernah meminta korban jiwa.

Lalu apa hubungannya Justin Bieber dengan Sayur Asem? Apakah ia menggemari masakan asal Betawi tersebut? Ataukah ia pernah punya hubungan dengan seseorang yang menyukai masakan tersebut? Atau apakah ia pernah tinggal di Indonesia sebelumnya seperti presiden Amerika Barrack Obama sehingga ia cukup familiar dengan makanan makanan khas Indonesia? Jawabannya mungkin tidak, dan memang mungkin tidak ada hubungan sama sekali.

Yang menjadi menarik dari contoh kasus diatas adalah ternyata orang punya cara yang berbeda beda untuk memenuhi hasrat kepuasan bathinnya, untuk mencapai kesenangan hatinya dan meraih kebahagiannya masing masing. Dan itu menjadi pilihan masing masing yang terkadang tidak bisa dipahami oleh orang lain yang memiliki value yang berbeda dengannya.

Sebagai contoh, satu hari setelah konser Justin Bieber digelar, seorang ayah mengajak istri dan semua anak anak serta kedua orang tua dan kakaknya untuk mencicipi makanan tradisional betawi di salah satu warung sederhana di wilayah Pondok Aren Tangerang. Menu utamanya adalah sayur asem yang memang sudah sangat populer di warung tersebut. Walaupun sederhana dan dengan bangunan yang masih terlihat tradisional, warung tersebut tidak pernah sepi oleh pengunjung bahkan oleh golongan menengah sekalipun. Hal ini terlihat dari berjejernya mobil mobil di area parkir yang terletak di depan warung tersebut.

Tidak heran apabila sang istri tiba tiba ingin mengajak mereka semua ke warung tersebut. Misinya adalah memberi kepuasan dan kebahagiaan kepada mereka khususnya kedua orang tuanya.

Menunya beragam ala tradisional betawi. Ada aneka macam ikan, telor, daging, tahu, tempe, perkedel dan tentunya sayur asem itu sendiri sebagai menu paling favorit. Aneka macam lalapan dan sambal juga menambah kenikmatan sendiri.

Harganyapun terbilang lumayan murah. Dengan pasukan sebanyak 9 orang yang terdiri dari lima orang dewasa, 1 orang remaja dan 3 anak anak, kocek yang harus dirogohnya hanya sebesar Rp. 219.000, jauh lebih murah dari harga tiket Justin Bieber tersebut.

Raut muka puas dan senang terlihat dari wajah wajah kedua orang tua, anak anak dan anggota keluarga yang ikut walau mereka makan sambil bercucuran keringat saking nikmatnya menyantap makanan di ruangan tak ber AC tersebut. Membahagiakan orang lain, apalagi kedua orang tua dan keluarga, baginya merupakan kebahagiaan yang tiada ternilai harganya walau hanya dengan hal hal yang terkesan sangat sepele.

Jadi dua contoh diatas menggambarkan bahwa manusia memang memiliki cara yang berbeda beda dalam mencapai kepuasan dan kebahagiaannya masing masing. Nilai nilai dasar (value) yang dimiliki seseoranglah yang akan menentukan dengan cara apa ia meraih kepuasan dan kebahagiaannya tersebut.

Salam bahagia