Tag

Saat ini mencari orang pandai sangat mudah. Setiap tahun berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta melahirkan ribuan lulusan baru yg semakin pandai. Iklim kompetisi bisnis, persaingan jabatan dan lowongan kerja memaksa setiap lulusan untuk mencapai hasil terbaik di bidangnya masing2. Semua perguruan tinggi juga termotivasi untuk menciptakan sistem pembelajaran yang dapat menghasilkan lulusan2 yg berkualitas krn dapat berdampak terhadap reputasi universitas tsb.

Orang biasanya dipandang pandai dari latar belakang pendidikannya, pengalamannya, penampilannya, gaya bicaranya, cara berargumentasinya yang selalu dapat meyakinkan orang lain, dsb dsb. Namun orang yang pandai bicarapun sebenarnya belum tentu pandai.

Namun dalam dunia kerja dan bisnis, pandai saja tidaklah cukup. Karakter yang jujur, integritas yang tinggi dan penuh tanggung jawab sebenarnya adalah ruh dari sebuah kualitas seseorang. Orang pandai (kalau tdk jujur) justru seringkali bisa “minterin” orang lain bahkan atasannya sendiri. Sistem bisa dibuat buat, skenario bisa diciptakan, peraturan bisa diakali bahkan fakta bisa diputarbalikan untuk kepentingannya sendiri saja.

Masalahnya adalah mencari orang yang jujur itu jauh lebih sulit. Tidak ada indikator ilmiah yg bisa menjadi tolak ukur kejujuran seseorang. Salah satu jalan mengukur karakter kejujuran seseorang adalah dengan menelusuri rekam jejak (track record) seseorang tsb baik dlm pergaulan bisnis, pekerjaan, maupun dalam pergaulan di masyarakat dan keluarganya. Berbicara, untuk mendeteksi kejujuran, tdk bisa hanya mengandalkan otak tapi juga hati. Bicaralah dengan hati (heart to heart).

Orang yang jujur cenderung dapat dipercaya dalam lingkungan yg membutuhkan iklim kejujuran baik di keluarga, masyarakat maupun lingkungan kerja. Bahkan saya seringkali mengatakan bahwa bosnya maling pun pasti akan mencari orang jujur utk jadi org kepercayaannya. Kenapa? Karena bila tidak, maka bos maling tsb akan merasa tdk aman terhadap bawahannya sendiri.

Tahun 2011 lalu ketika saya hendak mengurus surat2 jual beli tanah di notaris, saya kebetulan berkenalan dan berbincang hangat kepada partner pemilik kantor notaris tersebut. Dari sekian pembicaraan, akhirnya keduanya saling berbagi pengalaman bagaimana kita tetap mempertahankan nilai nilai kejujuran sewaktu bekerja (walau peluang/godaan sebenarnya ada di dekat kita). Saking hangatnya pembicaraan sampai2 memakan waktu lebih dari satu jam sendiri. Disamping itu, dia juga spontan berkenan mengajak partnernya yg lain untuk ikut dalam obrolan2 yg sebenarnya sangat sederhana tsb. Ada sharing terhadap value yang sama dalam obrolan tersebut.

Dalam berbagai obrolan, saya sering mengatakan bahwa ada org yg “terpaksa” jujur karena memang tdk punya kesempatan. Ini menurut saya hal yang biasa. Yang istimewa adalah orang yang konsisten jujur pada saat dia diamanahi tugas yg memungkinkan dia berkesempatan memperkaya diri sendiri (istilahnya bekerja di lahan yang basah) Misalnya dia mengelola bagian pembelian di kantor yg nilainya milyaran bahkan bisa trilyunan rupiah, atau bagian yg mengurusi persetujuan kredit, pengurusan izin2, dsb. Kalau dia tetep berlaku jujur, ini baru manusia manusia istimewa.

Ada beberapa keutamaan hidup jujur yaitu : kejujuran akan mengantarkan kepada kebaikan, jujur akan melahirkan ketenangan, jujur akan mengantarkan pada keberkahan. “Sesungguhnya kejujuran akan mengantarkan kepada kebaikan dan kebaikan akan mengantarkan ke surga … dan sungguh kebohongan akan mengatarkan kepada dosa, dan dosa akan mengantarkan kepada neraka .…” (HR Bukhari-Muslim)

Kalau kejujuran sulit dicari, ia layaknya seperti emas yang sangat berharga. kalau jujur itu Emas maka manusia manusia jujur adalah manusia manusia emas  yang akan senantiasa dicari kemanapun dia pergi. Orang jujur tdk akan pernah khawatir akan nasib dan rejekinya. Wong orang tidak jujur saja masih diberi kesempatan hidup oleh Tuhan. Orang jujur pasti akan mudah rejekinya. Akan datang masanya nanti dimana kejujuran akan menang dan orang2 jujur akan berkuasa. Amiiin.

Salam Kejujuran

http://www.nasrulchair.com