Tag

, ,

Ahad kemarin saya berkesempatan berbincang hangat dengan tukang bor air tanah setelah ia selesai pekerjaan perbaikan kecil di mesin pompa air kami. Namanya pak Sukatman, umurnya hampir mencapai 60 tahunan tetapi badannya nampak masih sangat sehat dan bugar. Bahkan ia masih kuat melanjutkan pekerjaan pada saat hujan membayur basah tubuhnya. Kondisi yang berbeda dg kebanyakan orang-orang generasi saat ini dimana sedikit saja kena air hujan biasanya mereka langsung jatuh sakit.

Ketika saya tanya apa rahasia tetap sehat dan bugar, dia lantas bercerita bahwa dia sering bertanya hal yang sama kepada orang-orang tua jaman dulu mengenai rahasia kesehatan mereka. “Saya perhatikan biasanya sebagian besar orang-orang tua yg tetap sehat walau usianya sudah lanjut adalah orang-orang yang jujur mas” begitu analisa beliau. “Tapi saya ngk tahu mas, bisa jadi ini hanya analisa-analisa bodoh saya saja” katanya.

Pendapat Pak Sukatman itu bisa jadi ada benarnya. Menurut salah satu artikel yang dipublikasikan oleh Kompas.com, Anita Kelly, Professor psikologi dari Notre Dame pernah melakukan penelitian terhadap hal ini. Ia melakukan penelitian dengan melibatkan 110 partisipan yang diminta untuk berhenti atau mengurangi berbohong, baik kebohongan kecil atau besar, selama 10 minggu. Sebagai pembanding, partisipan lainnya tidak diberi instruksi khusus tentang kebohongan.

Hasilnya, setelah orang dari kelompok yang dilarang berbohong tidak mengatakan kebohongan kurang dari tiga kali dalam seminggu, keluhan mereka akan sakit kepala, sakit tenggorokan, ketegangan, kecemasan, dan gangguan kesehatan lain, berkurang.

Lebih lanjut, Dr.Bryan Bruno, ketua departemen psikiatri dari Lenox Hill Hospital, New York City mengatakan “Berbohong bisa menyebabkan stres pada banyak orang, memicu kecemasan bahkan depresi. “Mengurangi kebohongan bukan hanya baik untuk hubungan anda, tapi juga menyehatkan,” sambungnya.

Salam Kejujuran

http://www.nasrulchair.com