Tag

Ketika sedang menikmati jalan-jalan pagi bersama anak di suatu akhir pekan, kami mendapati seekor kucing kecil yang berada dalam saluran pembuangan air (got) besar di wilayah bintaro. Ukuran got kira-kira lebar 3 meter dengan kedalaman sekitar 3 meter juga. Kucing kecil tersebut nampaknya terjatuh dan tidak bisa naik karena tidak dapat melompat di ketinggian tersebut. Untung saja airnya sedang kering.

Ketika kami lewat, nampak ia seperti sedang mengeong-ngeong meminta tolong. Akhirnya sepulang jalan pagi, kamipun berniat menolongnya. Dengan bantuan  tangga bambu yang kami pinjam dari satpam perumahan, kamipun memulai aksi penyelamatan itu . Yup, dalam sekejap kucing berhasil diselamatkan ke daratan. Hati puas dan semua merasa bangga. Saking gembiranya, kejadian tersebut kami rekam dalam video dan foto melalui handphone.

Sang kucing, mungkin karena ingin berbalas jasa, terus mengikuti kami sampai masuk komplek perumahan dimana kami tinggal. Bahkan ia rela mengelus-elus kaki ketika kami berhenti. “Kucing ini tahu bagaimana cara berterima kasih”, pikir saya.  Ahh, lega rasanya, kami telah berhasil menolong kucing kecil tersebut.

Dari sepenggal kisah sederhana diatas, ternyata kita dapat simpulkan bahwa kebaikan apapun yang kita lakukan walaupun kecil dan terkesan sepele dapat memberikan efek bahagia luar biasa.

Contoh kebaikan “kecil” lain adalah menyingkirkan duri kecil di jalan. Kenapa menyingkirkan duri di jalan itu sebegitu penting dan bahkan dianggap sebagai sedekah. Saya pernah sepintas membayangkan kemungkinan2 apa yang terjadi ketika duri itu dibiarkan berada di jalan.

Kemungkinan pertama, resiko yang paling minim adalah ketika duri tsb terlindas oleh ban motor/mobil yg menyebabkan ban bocor. Biaya tambal ban saat ini kira2 sekitar Rp.10.000 untuk setiap lubang. Dari sisi ini, saya berfikir bahwa menyingkirkan satu duri di jalan mungkin dapat dianggap sepadan dengan sedekah Rp.10.000. Lalu bagaimana kalau duri yg disingkirkan lebih dari itu? Tentu nilai sedekahnya juga akan lebih banyak lagi.

Kemungkinan kedua, duri itu terinjak oleh pejalan kaki yg menyebabkan luka/infeksi. Akibatnya korban perlu berobat ke dokter. Berapa biayanya? Tentu tergantung dari jenis luka/infeksi tsb. Sebagai gambaran saja, saat ini untuk dokter umum di sebuah klinik kecil, biaya berobat berkisar antara Rp.75.000 sd Rp.150.000 termasuk obat. Kalau memakai kalkulasi manusia, dengan sendirinya perhitungan nilai sedekah dapat diasosiasikan dengan biaya berobat korban.

Tentu masih banyak kemungkinan2 lain diluar yg sdh diterangkan diatas. Misalnya bisa saja duri tsb menyebabkan ban bocor sementara kendaraan dlm kecepatan tinggi. Akibat terburuk dpt menyebabkan kecelakaan baik dengan korban manusia ataupun kerugian materi.

Namun demikian, tentu kita tidak perlu menghitung-hitung nilai sedekah dari sebuah kebaikan yang kita lakukan. Poin yang perlu kita simpulkan adalah bahwa setiap kebaikan pasti membawa manfaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Olehkarena itu lakukanlah kebaikan-kebaikan apapun yang kita mampu. Sebaik-baik manusia adalah dia yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain.

 

Salam kebaikan